JOB SHEET POMPA BAHAN BAKAR BENSIN KONVENSIONAL.
Tujuan
Kegiatan :
Di harapkan siswa
dapat :
Ø Mengetahui
cara kerja pompa bahan bakar bensin
mekanis.
Ø Melakukan pelepasan dan pemasangan pompa bahan bakar
bensin mekanis.
Ø Memeriksa pompa bahan bakar bensin mekanis.
Alat
Dan Bahan :
Ø Satu biji obeng min (-).
Ø Satu biji kunci T ukuran 12 mm.
Ø Satu unit Engine stand (engine konvensional) motor bensin.
Ø Lem red (lem gasket).
Ø Bensin secukupnya.
Ø Selang bahan bakar secukpnya.
Keselamatan
Kerja :
Ø Gunakan peralatan sesuai fungsinya.
Ø Ikuti instruktur dari dosen ataupun prosedur kerja yang
telah di berikan.
Ø Bila perlu mintalah buku manual mesin yang di jadikan
praktek.
Ø Hindari tindakan yang dapat mengganggu keselamatan kerja.
Ø Berdo’a sebelum bekerja.
1.
Pendahuluan
Pompa bahan bakar atau dikenal juga dengan nama Fuel
Pump adalah salah satu komponen dalam sistem bahan bakar pada
sebuah kendaraan atau mesin pembakaran dalam lainnya. Sebagian mesin tidak
memerlukan pompa bahan bakar karena dari desainnya dan dengan gravitasi, bahan
bakar akan mengalir dengan sendirinya dalam sistem bahan bakarnya. Sebagian
yang lainnya harus menggunakan pompa untuk mengalirkan bahan bakar dari tangki bahan bakar. Pada mesin dengan menggunakan karburator, umumnya
menggunakan pompa mekanis bertekanan rendah yang terpasang di luar tangki bahan
bakar, sedangkan mesin dengan injeksi bahan bakar, sebagian memiliki 2 macam
pompa dalam sistem penyaluran bahan bakarnya sebagai berikut :
1.
Pompa bahan bakar tekanan sedang/volume besar di
tangki atau lebih dikenal dengan nama Fuel Pump. Pompa ini berfungsi untuk
menyuplai kebutuhan dalam sistem injeksi bahan bakar. Umumnya pompa elektris
yang terpasang dalam tangki bahan bakar.
2.
Pompa tekanan tinggi/volume rendah atau lebih dikenal
dengan nama Fuel Injection Pump (FIP). Pompa ini ada dalam sistem injeksi bahan
bahan bakar berfungsi untuk memompa bahan bakar dalam tekanan tinggi untuk
suplai ke injektor.
Sebagian
mesin dengan injeksi bahan bakar tidak memiliki pompa bahan bakar. Sistem
injeksi bahan bakar menyedot bahan bakar langsung dari tangki atau FIP memompa
bahan bakar dari tangki menuju injektor.
Pompa bahan bakar memiliki dua
jenis :
- Pompa
bahan bakar mekanis.
2.
Pompa bahan bakar elektris.
2. Komponen Yang Berhubungan Dengan
Pompa Bahan Bakar Mekanis.
Saluran
masuk, Katup isap, Katup tekan, Rumah pompa atas, Rumah pompa bawah, Lubang
ventilasi, Batang penarik, Seal oli, Tuas pompa, Poros eksentrik, Pegas
peredam, Pegas penekan, Membran.

Gambar komponen pompa bensin.

Gambar
saluran masukdan keluar. Gambar
lubang hawa.



Gambar
pengikat selang. Gambar tuas pompa.ga
3. Siapkan Alat dan Bahan.
a.
Siapkan satu obeng min (-).

Gambar obeng min (-).
b.
Siapkan satu kunci T ukuran 12 mm atau bisa juga kunci sock
ukuran 12 mm.

Gambar kunci T.
c.
Siapkan satu unit egine stand motor bensin (engine konvensional).

Gambar Engine
stand.
d.
Siapkan lem red.

Gambar lem red.
e.
Saiapkan bensin secukupnya.

Gambar bensin.
f.
Siapkan selang bahan bakar secukupnya.

Gambar selang bahan bakar.
4. Langkah-langkah Kerja.
4.1. Melepas Pompa Bahan Bakar (fuel pump).
Melepas pompa bahan bakar haus di
perhatikan urutan pembongkaranya dan di lakukan dengan hati hati agar tidak
terjadi kesalahan saat melakukan pemeriksaan dan pemasangan kembali.
a.
Kendurkan dan lepas clam pengikat selang masuk dan clam pengikat
selang keluar.
.
Gambar melepas
pengikat selang masuk.
Gambar melepas pengikat selang keluar.
b.
Lepaskan selang saluran masuk pada
pompa degan cara menarik hingga terlepas.

Gambar menarik selang masuk. Gambar selang masuk sudah terlepas.
c.
Lepaskan selang saluran keluar pada
pompa degan cara menarik hingga terlepas.

Gambar menarik selang keluar. Gambar
selang keluar terlepas.
d.
Lepaskan 2 (dua) mur yang mengikat fuel pump pada engine block dengan menggunakan kunci T 12 mm atau bisa juga menggunakan kunci sock
ukuran 12 mm.

Gambar
melepas mur pengikat fuel pump.
Gambar mur pengikan fuel pump terlepas.
e.
Angkat pompa bahan bakar (fuel pump)dari engine sehingga pompa terlepas, dengan cara menarik
pelan-pelan sambil menggerakkan pompa bahan bakar kekiri dan kekanan.

Gambar mengangkat
fuel pump dari engine.
Gambar fuel pump sudah terangkat.
4.2. Pemeriksaan awal pompa bahan bakar.
Sebelum melakukan pemeriksaan
terhadap pompa bahan bakar bensin, lakukan hal berikut:
1. Pasang selang yang sudah di siapkan pada saluran masuk pompa bahan bakar,
untuk mengalirkan sedikit bahan bakar ke dalam pompa.

Gambar selang terpasang.
2. Alirkan sedikit bahan bakar pada pompa untuk mengetahui bahwa perapat katup
terpasang dengan baik (perapat katup yang kering mungkin tidak merapat dengan
sempurna).

Gambar mengalirkan bensin ke dalam pompa.
3. Setelah mengalirkan sedikit bahan bakar ke pompa lalu lepas selangnya tadi.

Gambar setelah selang di lepas.
4. Tanpa menutup pipa, gerakan tuas pompa dan perhatikan besarnya tenaga yang
di perlukan untuk menggerakkan tuas pompa dan besarnya gerak bebas lengan.
Tenaga ini harus sama dengan tenaga yang di pergunakanmelakukan pemeriksaan.

Gambar periksaan awal penggerakan tuas pompa.
4.3. Memeriksa pompa bahan bakar.
Tujuan pemeriksaan pompa bahan bakar untuk mengetahui
bahwa pompa bahan bakar bensin bekerja
dengan baik atau tidak. Berikut
cara pemeriksaannya :
a. Pemeriksaan katup masuk.
Tekan terus
tuas pompa naik dan turun. Lalu tutup saluran keluar dengan jari. Rasakan
penekanan tuas makin ringan, saat saluran keluar ditutup. Jika tenaga untuk
penekanan tuas pompa bensin semakin ringan , maka katup
masuk dalam kondisi baik.

Gambar memeriksa katup masuk.
b. Pemeriksaan katub keluar.
Tetap tekan
tuas pompa naik turun. Lalu tutup saluran masuk, jika tuas pompa tidak bergerak
atau terkunci dengan tenaga penekanan yang sesuai pedoman no2, maka katup
keluar dalam kondisi baik.

Gambar pemeriksaan katup keluar.
c. Pemeriksaan membran.
Tekan tuas
pompa naik turun, dan tutup pipa masuk dan pipa keluar, periksa bahwa tuas
pompa tidak bergerak atau terkunci. Jika terkunci artinya membran di dalam
pompa baik.

Gambar pemeriksaan membran.
d. Pemeriksaan seal oli.
Tekan tuas
pompa naik turun, lalu tutup lubang hawa di bagian bawah. Jika tuas terkunci
dan tidak bergerak sama sekali, artinya oil seal di pompa baik.

Gambar pemeriksaan seal oli. Gambar lubang hawa.
Tabel hasil pemeriksaan pompa bahan bakar.
No
|
Nama yang di periksa
|
Hasil pemeriksaan
|
kesimpulan
|
1
|
Pemeriksaan katup masuk
|
||
2
|
Pemeriksaan katup keluar
|
||
3
|
Pemeriksaan membran
|
||
4
|
Pemeriksaan seal oli
|
Catatan : Pemeriksan pompa
bensin mekanik ini terbuat dari 1 unit utuh. Kita tidak bisa melakukan
pembongkaran pada unit pompa bensin, sehingga untuk melakukan
perbaikannya adalah dengan mengganti 1 unit pompa tersebut dengan yang baru.
Sekian cara pemeriksaan pompa bensin mekanis.
4.4.Memasang pompa bahan bakar.
a.
Beri lem pada persambungan antara
poma bahan bakar dengan engine blok, akar tidak terjadi kebicoran oli.

Gambar
pemolesan lem.
Gambar setelah di beri lem.
b.
Pasang
pompa bahan bakar pada mesin dengan pelan-pelan, dan pasang dengan benar.

Gambar memasang pompa bahan bakar. Gambar pompa terpasang.
c.
Pasang
kedua mur dan kencangkan
dengan kunci T 12 mm atau bisa dengan
kunci sok.

Gambar
pengencangan mur.
d.
Pasang selang
masuk dan selang keluar
(jangan sampai terbalik).

Gambar pemasangan selang keluar. Gambar pemasangan selang masuk.
e.
Pasang clam pengikat selang dan kencangkan agar selang tidak lepas saat ada
tekanan.

Gambar memasng pengikat selang
keluar. Gambar memasang pengikat
selang masuk.
4.5.Pemeriksaan akhir pompa bahan bakar.
a.
Lepas clam pengikat
selang keluar dengan cara mengendurkan
menggunakan obeng min (-).

Gambar melepas clam selang keluar.
b.
Cabut selang
dari pipa besi dengan cara menarik.

Gambar mencabut selang keluar.
c.
Pasang ujung
selang pada wadah.

Gambar memasukkan
selang pada wadah.
d.
Nyalakan engine.
Catatan : pastikan saat engine di hidupkan bahan bakar keluar dari selang. Jika
keluar bahan bakar maka pompa bahan bakar bekerja dengan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar